Kamis, 25 Juni 2015

Kejadian alam

kejadian alam yang Allah perlihatkan untukku (kamis, pukul 08.00 WIB)

kebesaran Allah SWT yang secara nyata diperlihatkan padaku...
Indah sekali ya Allah, Indaaaah sekali
terimakasih Allah
membuatku tersenyum :)
seperti kekasih yamg sedang menghiburku, mengajakku keliling jalan-jalan melihat keindahan...
dengan merasa Engkau ada...


aku merasa engkau ada..


I Love you...


Allah SWT

Selasa, 23 Juni 2015

Memahami makna dari fungsi mata, lisan, telinga, hati dan akal

malam ini aku banyak melihat sesuatu...
dan aku terdiam memikirkan sesuatu,
kemudian aku bertanya,
kemudian aku mencari sesuatu itu...

sesuatu itu ada di halaman web berikut :

https://intsia.wordpress.com/2013/04/04/memahami-makna-mata-telinga-dan-mulut-dalam-belajar/

awalnya aku bertanya, tentang fungsi mata...

aku inget apa yang dipelajari dikampus dan di madrasah...
bukankah ... apa yang dititipkan Allah ini adalah aplikasi untuk kita belajar, mencari tau mana yang benar dan yang bakhil..
aplikasi ini Allah beri semata-mata agar kita senantiasa beribadah kepada-Nya ???

daaan... ini kutipan-kutipan yang aku suka dari halaman web di atas :

- - ☆☆☆☆☆☆ Mata yang diawasi agar selalu melihat hal-hal baik dan bermanfaat akan membantu menjaga akal tidak memutar-balikkan kenyataan dan merawat hati tetap teguh !!!!!!! ☆☆☆☆☆☆☆☆☆;
telinga yang selalu waspada untuk tidak mendengar berita/kabar bohong dan fitnah, akan membantu menjaga akal tetap berprasangka baik dan hati penuh kasih; mulut yang terjaga dari menebar fitnah dan membicarakan aib orang, akan menjaga akal tetap tajam dan hati tetap bersih.

- Begitu pentingnya mata dan telinga untuk di awasi fungsinya (oleh hati dan akal) agar senantiasa mendatangkan manfaat kebaikan dan ibadah, Allah telah memperingatkan (mengibaratkan akibat dari kesalahan penggunaan keduanya) di dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 7: “Khatamallahu ‘alaa quluubihim wa ‘ala sam’ihim wa ‘ala abshoorihim ghisyaawatuh walahum adzabun ‘adziim – Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.” Di sini Allah menegaskan bahwa fungsi keduanya (mata dan telinga) adalah untuk melihat dan mendengar (baca, mencari tahu dan memahami) ayat-ayat-Nya yang bersifat tersurat – Al Qur’an (Qauliyah ) dan tersirat – Alam beserta isinya dan seluruh kehidupan (Qauniyah).

- Ayat-ayat surat Al ‘Alaq telah menjelaskan makna membaca yang sesungguhnya: Bacalah demi Allah!
***Membaca adalah proses penggabungan fungsi mata, telinga, dan mulut. Atau bisa juga kita membaca hanya dengan melihat, atau hanya dengan mendengar (menyimak), dan membaca secara bersuara.

- Pada lanjutan ayat (ayat kelima), kemudian Allah memerintahkan Rasulullah (manusia) untuk mempelajari apa yang tidak/belum diketahuinya, “’Allamal insaana maa lam ya’lam – Dia mengajari manusia apa yang tidak diketahuinya.” Pada fase inilah akal dan hati yang lebih mengemukakan untuk mencari tahu sesuatu yang belum/tidak diketahui berdasarkan fungsi mata-telinga-mulut.

- ☆☆☆☆☆ belajar selalu dimulai dengan melihat, mendengar, dan berbicara. Atau dengan kata lain, memperhatikan, menyimak, dan bertanya. Memperhatikan ketiga kata kerja itu (lihat – dengar – bicara dan perhatikan – simak – tanya) ☆☆☆☆☆☆☆, maka yang bisa melakukan itu adalah: Mata, telinga, dan mulut.

Surga itu Mahal Harganya

Surga itu Mahal harganya.
Untuk mendapatkan kunci menuju pintu surga engkau harus di uji oleh Allah...
Seberapa kuat kau inginkan Surga ?
sekuat itulah Allah menguji :)

mereka calon-calon penghuni surga :)
amiiin
lindungi mereka,
bantu mereka,
jaga mereka,
mereka orang-orang yang disayangi Allah..

tangisan mereka adalah permata yang selalu ditabung untuk rumahnya di Surga kelak....

Subhanallah...
mereka calon Bidadara dan Bidadari, calon penghuni Surga nanti :)

Senin, 22 Juni 2015

Bagaimana yaaa sikap seorang mukmin itu ?

Seorang ulama' berkata,
"Wajib bagi seorang muslim untuk mempelajari hal-hal yang terkait dengan agamanya, yaitu yang berkaitan dengan akidahnya, ibadahnya, dan mu'amalahnya. Wajib baginya untuk bertanya pada para ulama' (jika menemui masalah), dan wajib pula untuk berhati-hati agar tidak berpaling dari apa yang datang dari Allah (yaitu al-Qur'an) dan RasulNya (yaitu as-Sunnah). Wajib pula baginya untuk menerima nasihat dan arahan, dan untuk tunduk pada kebenaran. Demikianlah sifat seorang mukmin yang sejati."
(Hushuul al-Ma'muul, hlm. 13)

Mengenal Baginda Rasullullah kita :)

BIODATA RASULULLAH SAW :

· Nama : Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muttalib bin Hashim. 
· Tarikh lahir : Subuh hari Isnin, 12 Rabiulawal bersamaan 20 April 571 Masehi (dikenali sebagai Tahun Gajah; sempena peristiwa tentera bergajah Abrahah yang menyerang kota Kaabah). 
· Tempat lahir : Di rumah Abu Talib, Makkah Al-Mukarramah. 
· Nama bapa : Abdullah bin Abdul Muttalib bin Hashim. 
· Nama ibu : Aminah binti Wahab bin Abdul Manaf. 
· Pengasuh pertama : Barakah Al-Habsyiyyah (digelar Ummu Aiman. Hamba perempuan bapa Rasulullah SAW). 
· Ibu susu pertama : Thuwaibah (hamba perempuan Abu Lahab). 
· Ibu susu kedua : Halimah binti Abu Zuaib As-Saadiah (lebih dikenali Halimah As-Saadiah. Suaminya bernama Abu Kabsyah).

USIA 5 TAHUN 
· Peristiwa pembelahan dada Rasulullah SAW yang dilakukan oleh dua malaikat untuk mengeluarkan bahagian syaitan yang wujud di dalam hatinya.

USIA 6 TAHUN 
· Ibunya Aminah binti Wahab ditimpa sakit dan meninggal dunia di Al-Abwa ' (sebuah kampung yang terletak di antara Makkah dan Madinah). 
· Baginda dipelihara oleh Ummu Aiman (hamba perempuan bapa Rasulullah SAW) dan dibiayai oleh datuknya Abdul Muttalib.

USIA 8 TAHUN 
· Datuknya, Abdul Muttalib pula meninggal dunia. 
· Baginda dipelihara pula oleh bapa saudaranya, Abu Talib.

USIA 9 TAHUN (Setengah riwayat mengatakan pada usia 12 tahun). 
· Bersama bapa saudaranya, Abu Talib bermusafir ke Syam atas urusan perniagaan.. 
· Di kota Busra, negeri Syam, seorang pendita Nasrani bernama Bahira (Buhaira) telah bertemu ketua-ketua rombongan untuk menceritakan tentang pengutusan seorang nabi di kalangan bangsa Arab yang akan lahir pada masa itu.

USIA 20 TAHUN 
· Terlibat dalam peperangan Fijar . Ibnu Hisyam di dalam kitab ' Sirah ' , jilid1, halaman 184-187 menyatakan pada ketika itu usia Muhammad SAW ialah 14 atau 15 tahun. Baginda menyertai peperangan itu beberapa hari dan berperanan mengumpulkan anak-anak panah sahaja.. 
· Menyaksikan ' perjanjian Al-Fudhul ' ; perjanjian damai untuk memberi pertolongan kepada orang yang dizalimi di Makkah.

USIA 25 TAHUN 
· Bermusafir kali kedua ke Syam atas urusan perniagaan barangan Khadijah binti Khuwailid Al-Asadiyah. 
· Perjalanan ke Syam ditemani oleh Maisarah; lelaki suruhan Khadijah. 
· Baginda SAW bersama-sama Abu Talib dan beberapa orang bapa saudaranya yang lain pergi berjumpa Amru bin Asad (bapa saudara Khadijah) untuk 
meminang Khadijah yang berusia 40 tahun ketika itu. 
· Mas kahwin baginda kepada Khadijah adalah sebanyak 500 dirham.

USIA 35 TAHUN 
· Banjir besar melanda Makkah dan meruntuh- kan dinding Kaabah. 
· Pembinaan semula Kaabah dilakukan oleh pembesar-pembesar dan penduduk Makkah. 
· Rasulullah SAW diberi kemuliaan untuk meletakkan ' Hajarul-Aswad ' ke tempat asal dan sekaligus meredakan pertelingkahan berhubung perletakan 
batu tersebut.

USIA 40 TAHUN 
· Menerima wahyu di gua Hira ' sebagai perlantikan menjadi Nabi dan Rasul akhir zaman.

USIA 53 TAHUN 
· Berhijrah ke Madinah Al-Munawwarah dengan ditemani oleh Saidina Abu Bakar Al-Siddiq. 
· Sampai ke Madinah pada tanggal 12 Rabiulawal/ 24 September 622M.

USIA 63 TAHUN 
· Kewafatan Rasulullah SAW di Madinah Al-Munawwarah pada hari Isnin, 12 Rabiulawal tahun 11Hijrah/ 8 Jun 632 Masihi.

ISTERI-ISTERI RASULULLAH SAW
1. Khadijah Binti Khuwailid. 
2. Saudah Binti Zam'ah. 
3. Aisyah Binti Abu Bakar (anak Saidina Abu Bakar). 
4. Hafsah binti ' Umar (anak Saidina ' Umar bin Al-Khattab). 
5. Ummi Habibah Binti Abu Sufyan.
6. Hindun Binti Umaiyah (digelar Ummi Salamah). 
7. Zainab Binti Jahsy. 
8. Maimunah Binti Harith.
9. Safiyah Binti Huyai bin Akhtab. 
10. Zainab Binti Khuzaimah (digelar ' Ummu Al-Masakin ' ; Ibu Orang Miskin).

ANAK-ANAK RASULULLAH SAW 
1. Qasim 
2. Abdullah 
3. Ibrahim 
4. Zainab 
5. Ruqaiyah 
6. Ummi Kalthum 
7. Fatimah Al-Zahra '

Sabda Rasulullah SAW: 
"Sesiapa yang menghidupkan sunnahku, maka sesungguhnya dia telah mencintai aku. Dan sesiapa yang mencintai aku nescaya dia bersama-samaku di dalam syurga." (Riwayat Al-Sajary daripada Anas )

اللهم صلى على سيدنا محمد وعلى آله واصحابه وسلم

Nabi Muhammad SAW - Manusia agong

KENALI NABI MUHAMMAD S.A.W. SECARA LAHIRIAH. Begitu indahnya sifat fizikal Baginda, sehinggakan seorang ulama Yahudi yang pada pertama kalinya bersua muka dengan Baginda lantas melafazkan keIslaman dan mengaku akan kebenaran apa yang disampaikan oleh Baginda.

Di antara kata-kata apresiasi para sahabat ialah: 
- Aku belum pernah melihat lelaki yang sekacak Rasulullah saw.. 
- Aku melihat cahaya dari lidahnya. 
- Seandainya kamu melihat Baginda, seolah-olah kamu melihat matahari terbit. 
- Rasulullah jauh lebih cantik dari sinaran bulan. 
- Rasulullah umpama matahari yang bersinar. 
- Aku belum pernah melihat lelaki setampan Rasulullah. 
- Apabila Rasulullah berasa gembira, wajahnya bercahaya spt bulan purnama. 
- Kali pertama memandangnya sudah pasti akan terpesona. 
- Wajahnya tidak bulat tetapi lebih cenderung kepada bulat. 
- Wajahnya seperti bulan purnama. 
- Dahi baginda luas, raut kening tebal, terpisah di tengahnya. 
- Urat darah kelihatan di antara dua kening dan nampak semakin jelas semasa marah. 
- Mata baginda hitam dengan bulu mata yang panjang. 
- Garis-garis merah di bahagian putih mata, luas kelopaknya, kebiruan asli di bahagian sudut. 
- Hidungnya agak mancung, bercahaya penuh misteri, kelihatan luas sekali pertama kali melihatnya. 
- Mulut baginda sederhana luas dan cantik. 
- Giginya kecil dan bercahaya, indah tersusun, renggang di bahagian depan. 
- Apabila berkata-kata, cahaya kelihatan memancar dari giginya. 
- Janggutnya penuh dan tebal menawan. 
- Lehernya kecil dan panjang, terbentuk dengan cantik seperti arca. 
- Warna lehernya putih seperti perak, sangat indah. 
- Kepalanya besar tapi terlalu elok bentuknya.
- Rambutnya sedikit ikal. 
- Rambutnya tebal kdg-kdg menyentuh pangkal telinga dan kdg-kdg mencecah bahu tapi disisir rapi. 
- Rambutnya terbelah di tengah. 
- Di tubuhnya tidak banyak rambut kecuali satu garisan rambut menganjur dari dada ke pusat. 
- Dadanya bidang dan selaras dgn perut. Luas bidang antara kedua bahunya lebih drpd biasa. - Seimbang antara kedua bahunya. 
- Pergelangan tangannya lebar, lebar tapak tangannya, jarinya juga besar dan tersusun dgn cantik..

by : Khairul Azhar Ghazali

Makna Hidup

TENTANG SEDEKAH : Sedekah adalah sedekah. Ketika ada orang meminta, maka kalau kita memberi itu berpahala. Kecuali bila secara zhahir kita tahu hasil sedekah itu akan digunakan untuk berbuat maksiat. Maka lebih baik tidak diberikan. Tetapi apapun yang kita berikan secara ikhlas akan berpahala. Dan Allah SWT tidak akan menyia-nyiakan amalan kita. Untuk itu memang harus dipisahkan tentang bagaimana solusi terhadap orang yang suka meminta-minta karena terorganisir atau profesi dengan sedekah kita. Jangan sampai analisa-analisa kita yang bisa jadi sebagian hanya asumsi akan menghalangi kita berbuat baik. Kalaupun ketahuan bahwa ternyata mereka tidak miskin dan hanya sekedar meminta-minta untuk menumpuk kekayaan, maka sedekah kita yang ikhlas tidak akan sia-sia dan selanjutnya kita akan bisa bersedekah secara jelas kepada fakir miskin. Sementara di sisi lain kita juga perlu menegakkan amar ma’ruf nahi munkar kepada mereka yang mencari kekayaan dengan cara itu. Bisa menyampaikan kepada pemerintah atau para tokoh masyarakat yang bisa memberikan jalan keluar. Tetapi yang terbaik adalah terus menerus menegakkan dakwah untuk mengubah sistem yang kapitalistik seperti ini, karena hal tersebut juga bersumber dari kehidupan yang kapitalis dan sekularis.

 

TENTANG MAAF: Manakah yang lebih mudah antara meminta maaf atau memberi maaf? Ketika hati diliputi kebencian, maaf takkan pernah terucap. Demikian pula ketika hati dipenuhi perasaan enggan dan tinggi hati, niat untuk meminta maaf pun tak akan pernah muncul.

Di satu sisi kita masih belum dapat melupakan semua sakit hati yang  mereka ciptakan, bahkan luka yang mereka torehkan belum mengering. Penderitaan berkepanjangan akibat ulah mereka juga menyengsarakan.

Lalu seberapa berbesarhatikah kita untuk meminta maaf atas kesalahan kita?
atau seberapa ikhlaskah kita untuk memaafkan-orang orang yang telah menyakiti kita?

Sementara di sisi lain kita sepenuhnya menyadari bahwa itu salah. Kita tahu betul bahwa Tuhan selalu membuka pintu maaf bagi hamba-Nya. Hati kecil kita pun seolah berbisik bahwa manusia tak lebih dari mahluk lemah yang mudah sekali berbuat khilaf. Kita pun bukan mahluk sempurna tanpa cela. Lalu, sampai kapan rasa sakit itu harus kita biarkan menggegorogoti hati dan keseharian kita? Padahal mungkin saja dengan memafkan mereka hati kita menjadi lega dan hidup pun menjadi lebih tenang?
“Mari saling memaafkan”,“ Memaafkan tentu lebih mulia”

 

TENTANG SABAR: Orang yang sabar lebih dapat merasakan ketenangan, keluasan berfikir dan kedalaman menganalisa masalah. Dengan kesabaran seseorang dapat melakukan tindakan-tindakan pencegahan akan segala kerugian yang mungkin menimpa dirinya karena kekeliruan yang tidak diperhitungkan. Selain dari ketenangan, orang yang sabar akan memperoleh banyak teman dan mudah dekat dengan orang lain, sekalipun mereka membencinya. Sabar mempunyai dua macam makna ; pertama sabar yang berarti lapang dada dan tabah dalam menghadapi segala kasus, problematika, musibah dan ujian yang menimpa diri, kedua mushabarah yang berarti tabah dan teguh menghadapi persaingan dalam memperjuangkan suatu cita-cita. Disinilah kita diuji apakah kita mampu menghadapi persaingan, teguh mempertahankan prinsip dan lebih tabah dalam menjalaninya. Sabar merupakan sifat mulia dan disukai Allah. Dengan kesabaran jiwa seseorang tidak akan lemah dalam menghadapi berbagai bentuk ujian dan cobaan. Sabar dapat membuat seseorang tidak patah semangat dalam menghadapi goncangan dan kesulitan dalam hidup, dan sabar juga merupakan ukuran taqwa dan iman seseorang.

“Akhirnya…… kunci sukses dalam menghadapi segala ujian adalah bersikap sabar dan berpasrah diri pada yang kuasa karena ketentuan segala sesuatu ada di tanganNya…….( Innallaaha ma`ashaabiriin )”

 

TENTANG IKHLAS: Hidup itu memang tidak mesti selalu adem ayem saja. Sekali waktu ada masa diselingi masalah. Entah itu masalah keluarga, kesehatan, keuangan, pekerjaan, atau masalah hubungan sosial. Satu dua masalah mungkin bisa diselesaikan tanpa mengganggu ritme kehidupan, tapi wajar pula jika ketika banyak masalah datang bersamaan, tubuh sedikit terhuyung agak sempoyongan. Dan belajar ikhlas barangkali menjadi obat mujarab agar hidup kembali bergairah dan tetap bergairah. Namun namanya juga belajar memang tidak semudah bicara, dan jelas yang penting adalah bagaimana kita mempraktekannya! … Maksudnya mau ikhlas seperti apa kita? Ikhlas nrimo sajalah tanpa usaha berbenah?

Barangkali maksudnya belajar ikhlas seperti … ikhlas berani jujur mengaku salah, ikhlas berani jujur mengaku keliru, ikhlas berani jujur kurang … bersyukur !. Dan dengan begitu barangkali dapat paham bahwa, ternyata masalah sebenarnya itu bukan masalah keluarga saja, bukan masalah kesehatan, bukan masalah keuangan, bukan masalah pekerjaan, bukan juga masalah hubungan sosial, tapi masalah sebenarnya itu ternyata … adalah diri sendiri! … yang kurang bersyukur atas nikmat karunia Ilahi!.

 

TENTANG KEJUJURAN : Kejujuran menunjukkan keindahan sifat serta ketinggian moral seseorang dan sekaligus dapat membentuk pelakunya cinta kepada Allah dan cinta kepada hamba-hambaNya yang mukmin. Kejujuran juga dapat membentuk manusia saling percaya mempercayai dan saling memperkuat rasa kasih sayang diantara mereka.

Menghias diri dengan kejujuran adalah keutamaan dan melepas diri daripadanya adalah kehinaan. Kejujuran merupakan tanda-tanda keimanan dan ksucian jiwa seseorang, kejujuran juga dapat dapat menuntun hati seseorang untuk mendapatkan petunjuk pada jalan yang lurus serta keselamatan.

Akan tetapi………. manakala kejujuran telah lenyap dari diri seseorang maka akan datang padanya kebohongan sebagai pengganti dalam jiwanya, lalu akan timbullah dalam dirinya sifat kemunafikan, penipuan, penghianatan dan bahkan menyalahi janji. Kebohongan itu besar dosanya dan berat pula hukumannya sesuai dengan yang dibohonginya. dan apabila kebohongan itu berlanjut atau sudah dianggap suatu hal yang biasa maka secara perlahan akan terjadilah penumpukan dosa dan lebih parah lagi bila kebohongan itu terhadap Allah, tentu akan besar sekali dosanya bahkan bisa dianggap orang paling zalim.

Karena itu ……. mari kita senantiasa tetap berusaha dalam kejujuran, karena kejujuran merupakan kunci segala kebaikan dan jalan menuju keridhaan Allah dan surgaNya. mari kita jauhi kebohongan, karena kebohongan merupakan kunci segala kejahatan dan jalan menuju kemurkaan Allah. Semoga kita bisa menerapkan kejujuran dan tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diamanahkan, mulai dari yang kecil-kecil dan dari diri kita sendiri dengan harapan bisa membawa kebaikan dan manfaat serta kedamaian bagi banyak orang. Amiiiiiin…….

 

TENTANG CINTA : “Kadang kita tidak tahu apa itu cinta, yang sering dimaknai hanyalah menyukai yang tidak sadar didalamnya disertai dengan hawa nafsu belaka. Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, akan senantiasa bersemi. Tidak akan lekang karena sinar matahari, dan tidak pula luntur karena hujan, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput. itulah cinta sejati. Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya, agar cintamu abadi. Tidakkah anda mendambakan cinta yang senantiasa menghiasi dirimu walaupun anda telah tua renta, hingga ajal menjemputmu? Tidakkah anda mengharapkan agar kekasihmu senantiasa setia dan mencintaimu walaupun engkau telah tua renta dan bahkan telah menghuni liang lahat? … “Cinta tidak bisa didefinisikan dengan jelas, bahkan bila didefinisikan tidak menghasilkan (sesuatu) melainkan menambah kabur dan tidak jelas, (berarti) definisinya adalah adanya cinta itu sendiri”…… Bersyukurlah yang punya cinta sejati”

 

TENTANG KASIH SAYANG : “Apakah yang sekarang kita rasakan tentang kasih sayang …. coba maknai : “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (QS. Ar-Ruum: 21)”

Kasih Sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduaanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.”

 

TENTANG SEYUM : “Coba kita ingat kapan kita tersenyum dengan tulus, kapan kita tersenyum karena hati kita berbahagia ?”  Ketika kita senyum di hadapan seseorang akan memberi arti yang sangat luas, karena terkadang kita terhanyut dengan senyuman seseorang. Dengan senyuman bisa membawa berkah, simpati dan hal-hal yang positif lainnya. Begitu pula dengan senyuman malah bisa membawa fitnah, bencana bahkan kematian. Karena senang dan tertawa bagian dari kebahagian serta tanda kesehatan yang baik, begitu juga sebaliknya. Apabila dalam pikiran kita selalu berisi kebahagiaan maka kapanpun kita memanggil memori kita yang keluar hanya kebahagiaan. ”Hilangkan rasa benci apapun itu dan berikan lebih banyak, jangan harapkan sesuatu,”.

Sesungguhnya … senyum itu sedekah yang luar biasa …… Senyum dapat memancarkan ikatan kasih sayang sehingga tercipta ta’liful qulb (hubungan hati). Ikatan hati yang bukan sekadar diikat oleh sesuatu yang bersifat materi, tetapi oleh iman dan Islam. Senyuman sebagai bukti Anda menghargai, menyayangi, dan mencintai saudara Anda. Maka tersenyumlah …

———————————————————————-

Ingatlah kawan kita di dunia ini hanyalah mampir minum sebentar. Lihatlah matahari yang biasa menerangi alam semesta ini, seterang-terangnya dan  sepanas-panasnya dia…saat waktunya tiba, dia juga akan menghilang dan pulang kembali ke peraduannya, begitu juga dengan apa yang kita miliki di dunia ini, bahkan diri kita sendiri, jika saatnya tiba, …kita juga akan sama dengan matahari itu

Posting by :

http://nurmad.staff.ub.ac.id/makna-hidup/

Pahala dan Bonus dari Allah, apa sajakah? :)

☆7 Hal untuk mendapatkan 7 Bonus☆

Siapa saja yang mendapatkan petunjuk untuk melakukan 7 hal ini, maka Allah berjanji akan memberikan 7 bonus yang besar bagi mereka.

Apa saja 7 hal itu?

Dan apa saja 7 bonus yang telah dipersiapkan Allah untuk mereka?

 
1. Siapa bersyukur, pasti akan mendapat tambahan !
لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ -٧-

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan Menambah (nikmat) kepadamu.”
(Ibrahim 7)

 

2. Siapa bersabar, pasti akan memperoleh pahala tanpa batas !

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ -١٠-

“Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”
(Az-Zumar 10)

 

3. Siapa yang bertaubat, pasti akan diterima dan dimaafkan !

وَهُوَ الَّذِي يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ وَيَعْفُو عَنِ السَّيِّئَاتِ -٢٥-

“Dan Dia-lah yang Menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan Memaafkan kesalahan-kesalahan.”
(Asy-Syura 25)

 

4. Siapa berdoa, pasti akan dikabulkan !

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ -٦٠-

Dan Tuhan-mu Berfirman, ”Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku Perkenankan bagimu.”
(Ghofir 60)

 

5. Siapa yang bertawakkal, pasti akan dicukupi keperluannya !

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ -٣-

“Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan Mencukupkan (keperluan)nya.”
(At-Thalaq 3)

 

6. Siapa yang  berusaha, pasti akan mendapatkan petunjuk !

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا -٦٩-

“Dan orang-orang yang berusaha untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan Tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.”
(Al-Ankabut 69)

 

7. Siapa yang bertakwa , pasti akan mendapatkan jalan keluar !

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجاً -٢- وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ -٣-

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Membukakan jalan keluar baginya, Dan Dia Memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”
(At-Thalaq 3)

☆3 Hadiah untuk orang yang bertaubat☆

Allah swt telah memberikan 3 hadiah kepada orang yang bertaubat. Andaikan satu hadiah itu diberikan kepada seluruh penghuni langit dan bumi, maka mereka semua akan selamat.

Apakah 3 hadiah itu?

1. Orang yang Bertaubat menjadi Kekasih Allah swt.

إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ -٢٢٢-

“Sungguh, Allah Menyukai orang yang tobat dan Menyukai orang yang menyucikan diri.”
(Al-Baqarah 222)

 

2. Orang yang Bertaubat didoakan oleh Malaikat.

الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَّحْمَةً وَعِلْماً فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ -٧- رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدتَّهُم وَمَن صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ -٨- وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ وَمَن تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ -٩-

(Malaikat-malaikat) yang memikul Arasy dan (malaikat) yang berada di sekelilingnya bertasbih dengan memuji Tuhan-nya dan mereka beriman kepada-Nya serta memohonkan ampunan untuk orang-orang yang beriman (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu yang ada pada-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan (agama)-Mu dan peliharalah mereka dari azab neraka.

Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau Janjikan kepada mereka, dan orang yang saleh di antara nenek moyang mereka, istri-istri, dan keturunan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.

Dan peliharalah mereka dari (bencana) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau Pelihara dari (bencana) kejahatan pada hari itu, maka sungguh, Engkau telah Menganugerahkan rahmat kepadanya dan demikian itulah kemenangan yang agung.”
(Ghofir 7-9)

 

3. Orang yang Bertaubat itu dosanya diganti dengan kebaikan.

إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلاً صَالِحاً فَأُوْلَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَّحِيماً -٧٠-

“Kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka Diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
(Al-Furqon 70)



☆9 Hadiah untuk hati seorang mukmin☆

Allah memberikan 9 kenikmatan pada hati seorang mukmin. Apa saja kenikmatan itu?

 

⊃ Kehidupanأَوَ مَن كَانَ مَيْتاً فَأَحْيَيْنَاهُ وَجَعَلْنَا لَهُ نُوراً يَمْشِي بِهِ فِي النَّاسِ كَمَن مَّثَلُهُ فِي الظُّلُمَاتِ لَيْسَ بِخَارِجٍ مِّنْهَا -١٢٢-

“Dan apakah orang yang sudah mati lalu Kami Hidupkan dan Kami Beri dia cahaya yang membuatnya dapat berjalan di tengah-tengah orang banyak, sama dengan orang yang berada dalam kegelapan, sehingga dia tidak dapat keluar dari sana?”
(Al-An’am 122)

 

⊃ Kesembuhanوَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِينَ -١٤-

“Serta melegakan (menyembuhkan) hati orang-orang yang beriman.”
(At-Taubah 14)

 

⊃ Kesucianإِنَّ الَّذِينَ يَغُضُّونَ أَصْوَاتَهُمْ عِندَ رَسُولِ اللَّهِ أُوْلَئِكَ الَّذِينَ امْتَحَنَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ لِلتَّقْوَى-٣-

“Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah, mereka itulah orang-orang yang telah Diuji hatinya oleh Allah untuk bertakwa.”
(Al-Hujurat 3)

 

⊃ Hidayahوَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ -١١-

“Dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan Memberi petunjuk kepada hatinya.”
(At-Taghabun 11)

 

⊃ Keimananأُوْلَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ -٢٢-

“Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya telah Ditanamkan Allah keimanan.”
(Al-Mujadalah 22)

 

⊃ Ketenanganهُوَ الَّذِي أَنزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ -٤-

“Dia-lah yang telah Menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang Mukmin.”
(Al-Fath 4)

 

⊃ Kecintaanوَلَكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُْ -٧-

“Tetapi Allah Menjadikan kamu cinta kepada keimanan, dan menjadikan (iman) itu indah dalam hatimu.”
(Al-Hujurat 7)

 

⊃ Kesatuan Hati dengan Orang Mukminوَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ -٦٣-

“Dan Dia (Allah) yang Mempersatukan hati mereka (orang yang beriman).”
(Al-Anfal 63)

 

⊃ Ketentramanالَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ -٢٨-

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(Ar-Ra’d 28)

di ambil dari web berikut :
http://www.khazanahalquran.com/tag/hadiah
(Share)